• SMP NEGERI 9 TANGERANG SELATAN
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Sebagai Penangkal Virus Teknologi

 

Pengaruh kemajuan teknologi tidak dipungkiri membawa dampak negatif
disamping manfaatnya yang banyak. Dampak negatif atau yang penulis sebut
sebagai “virus teknologi” tidak dapat dibendung tapa kesadaran pengguna Bahasa
itu sendiri. Peran serta pemerintah beserta Instansi/Lembaga di bawahnya sangat
vital. Program yang terstruktur diperlukan agar kesadaran berbahasa mengakar kuat
dalam diri seseorang.


Kamis, 12 Agustus 2021 SMPN 9 Kota Tangerang Selatan mengikuti Uji
Kemahairan Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kegiatan yang diikuti
oleh 15 peserta siswa kelas 8 dan 9 ini dilaksanakan secara serentak di Indonesia
khususnya di tingkat Kota Tangerang Selatan. Bagi SMPN 9 Kota Tangerang
Selatan sendiri, kegiatan UKBI ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di
sekolah. Lantas, apa saja manfaat kegiatan bagi sekolah terutama siswa?


UKBI adaptif yang diselenggarakan oleh Kemendikbud di bawah naungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bertujuan untuk mengukur
kemampuan peserta uji (siswa) sesuai kemampuannya. Artinya, setiap siswa akan
menghadapi karakteristik soal yang berbeda. Selain itu, bagi penulis sendiri UKBI
memiliki tujuan esensial yaitu memperkenalkan Bahasa Indonesia secara
menyeluruh. Secara menyeluruh yang dimaksud adalah selain menjawab soal-soal
Bahasa Indonesia dengan benar, siswa juga mampu mengaplikasikan penggunaan
Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dimaksudkan agar
siswa tidak cenderung menggunakan Bahasa asing dalam percakapan keseharian
maupun dalam hal kepenulisan.


Beberapa siswa peserti uji di SMPN 9 Kota Tangeran Selatan sebelum
mengikuti ujian mengatakan bahwa mereka baru pertama kali mendengar UKBI.
Hal tersebut dapat menjadi hipotesa awal bahwa kegiatan yang berhubungan
dengan tes Bahasa Indonesia masih asing di kalangan siswa, mungkin sekolah lain
juga mengalami hal yang serupa. Mungkin, karena salah-satu faktor tersebut
sehingga siswa cenderung menggunakan istilah asing dibanding Bahasa Indonesia.
Misal istilah gadget yang dalam KBBI sudah ada padanan katanya, yaitu gawai atau
kata bullying yang dalam KBBI disebut dengan perundungan dan masih banyak
yang lain. Hal tersebut sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari,
namun mereka tidak menyadari atau bahkan tidak tahu padanan kata-kata tersebut
dalam Bahasa Indonesia.


Langkah yang sudah diambil untuk menjalankan program UKBI Adaptif
menurut penulis sangat tepat. Program yang terstruktur tersebut penulis nilai
mampu membendung kata-kata asing yang setiap hari masuk ke kehidupan remaja
melalui aplikasi-aplikasi media sosial di gawai mereka. Peran serta orang tua di
rumah serta guru di sekolah juga mempengaruhi karakter mereka dalam
menggunakan istilah Indonesia, baik penggunaan Bahasa verbal maupun
nonverbal. Pembiasaan komunikasi di rumah antara anak dan orang tua mapun
komunikasi di sekolah anatara siswa dan guru dapat menjadi jembatan bagi
tumbuhnya budaya berbahasa yang baik dan benar. Selain Bahasa yang baik dan
benar, Bahasa yang yang santun merupakan ciri khas dari Bahasa nenek moyang
bangsa Indonesia.


Pada akhirnya penulis berharap, semoga kegiatan UKBI Adaptif dapat
berjalan sesuai apa yang direncanakan oleh Pemerintah. Berkembangnya teknologi
harus dibarengi dengan kesadaran berbahasa Indonesia yang tinggi pada
masyarakatnya, sehingga kita tidak akan lupa atau bahkan mengalami kepunahan
Bahasa. Sejalan apa yang disampaikan oleh peserta UKBI di SMPN 9 Kota
Tangerang Selatan, harapannya dengan kegiatan tersebut mereka dapat
mengaplikasikan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan seharihari.

 

UKBI ADAPTIF MERDEKA SMPN 9 KOTA TANGERANG SELATAN

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) & Persiapan Penilaian Sekolah Adiwiyata Nasional

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) hari ini perdana digelar di SMP Negeri 9 Tangerang Selatan. PTMT ini diharapkan menjadi solusi agar kegiatan belajar mengajar dapat ber

07/09/2021 10:00 - Oleh Administrator - Dilihat 292 kali
Simulasi Pembelajaran Tatap Muka SMP Negeri 9 Tangerang Selatan

Dalam rangka merealisasikan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas Juli 2021 nanti, SMPN 9 Kota Tangerang Selatan mulai ber

07/05/2021 09:00 - Oleh Administrator - Dilihat 403 kali
Pentas Seni SMPN 9 Tangerang Selatan Tahun 2020

SMP Negeri 9 Tangerang Selatan mengadakan Pentas Seni pada Kamis, 05 Maret 2020, bertempat di lapangan Sekolah. Acara PENSI ini dilaksanakan dalam rangka untuk membangkitkan dan menduku

26/07/2020 20:15 - Oleh Administrator - Dilihat 260 kali
FUTSAL SMPN 9 TANGSEL

SMP Negeri 9 Tangerang Selatan memiliki banyak sekali Ekstrakurikuler. Mulai dari bidang olah raga, bela diri, kesenian, kesehatan, organisasi siswa, dan lainnya. Salah satunya adalah F

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 463 kali
BASKET SMPN 9 TANGSEL

Basket adalah salah satu olah raga sekaligus permainan yang sangat digemari oleh seluruh kalangan. Terutama para remaja di usia SMP. Di SMP Negeri 9 Tangerang Selatan, ekskul Basket ada

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 538 kali
VOLLY SMPN 9 TANGSEL

Selain Futsal dan Basket, Ekstrakurikuler SMPN 9 Tangsel di bidang olahraga selanjutnya adalah Volly. Permainan bola besar ini cukup banyak diminati para siswa. 

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 255 kali
BADMINTON SMPN 9 TANGSEL

Ekskul terakhir di bidang olah raga adalah Badminton atau Bulu Tangkis. Ekskul ini tidak hanya diikuti oleh para siswa, melainkan juga sering diikuti oleh para guru dan warga sekolah la

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 486 kali